Abah Syarif

Tinggalkan komentar

Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu Jumeneng Noto

Siapakah pemimpin Indonesia yang ketujuh pasca SBY? Menurut kacamata orang-orang waskita, Abah Syarif memenuhi syarat sebagai satrio ketujuh yang akan menyelamatkan Nusantara. Bahkan, bisa dikatakan bahwa Abah Syarif satu-satunya satrio abad ini yang akan menyelamatkan Nusantara. Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu, artinya pemimpin sekaligus waliyullah  yang didukung rakyat dan kawula alit serta menerima wahyu kepemimpinan dari Tuhan.

Muncul pada 2012

Ada 2 “ilmu jangka” tentang kemunculan seorang mujaddid (pemimpin pembaruan), yaitu jangka kenabian dan jangka kewalian. Kewalian sebagai turunan dari kenabian. Kenabian dan kewalian bukan hanya bersifat regional, tapi internasional. Jangka kenabian menyatakan bahwa tiap 100 tahun pasti muncul mujaddid.

Pada 1811 muncul Diponegoro sebagai Sayyidin Panotogomo Khalifatulloh Tanah Jawa. Seratus tahun kemudian, yaitu pada 1911 muncul HOS Tjokroaminoto  dengan Sarekat Islam (SI) sebagai wadah pergerakan nasional. Tjokroaminoto menjadi rujukan para pemimpin bangsa. Pada 2011 muncul Abah Syarif Hidayatulloh.

Para mujaddid tersebut punya 2 sifat, yaitu berbudi bowo leksana dan waskita. Bowo leksana, artinya berwibawa dan luas wawasannya.Sedang waskita berarti weruh sadurunge winarah. Sebagaimana para mujaddid sebelumnya, Abah Syarif memiliki 2 karakter tersebut. Abah Syarif sebagai pengasuh pesantren, tapi karakter universal bersemayam di dadanya. “Jangankan dicalonkan sebagai presiden, dicalonkan sebagai khalifah dunia pun aku siap,” Demikian tutur Abah Syarif.

Pemimpin inilah yang akan menyelamatkan Nusantara dari bencana lahir-batin bangsa Indonesia. Bencana lahir berupa penjajahan ekonomi dan politik oleh kekuatan asing. Sedang bencana batin adalah krisis akhlak dan moral. Beliau punya silsilah keturunan Raja terakhir Majapahit, Brawijaya V.

Karakter Abah syarif yang menonjol adalah pengorbanannya untuk kawula alit. Allah SWT menganugerahkannya limpahan rezeki kepadanya, seperti pendapatan Rp 5 juta per hari. Namun, hanya Rp 100 ribu per hari yang beliau ambil untuk menghidupi anggota keluarganya sebanyak 7 orang. Sisanya 60 % amal jariyah, 20 % untuk membentuk generasi shalih dan 20 % untuk pengembangan ilmu yang bermanfaat.

Abah Syarif Hidayatulloh punya nama lengkap: Sinuwun Muhammad Browijoyo Nurul Huda Nur Cahyo Sugiyono Syarif Hidayatulloh Hadiwijoyodiningrat. Beliau pengasuh  Pondok Pesantren Nurul Huda, Plosorejo, Gondang, Sragen, Jawa Tengah.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: